Copyright © 2015 Nasrullah. Powered by Blogger.
Showing posts with label Masa SMA. Show all posts
Showing posts with label Masa SMA. Show all posts

Akhirnya Saya Lulus SMA


Lulus adalah kata yang terdiri dari lima huruf yang menentukan kita, apakah lanjut ke jenjang lebih tinggi (lulus) atau harus mengulang lagi satu tahun (tidak lulus). Disini saya akan menjelaskan sedikit cerita saat hari pengumuman kelulusan.

Cerita berawal saat saya dirumah sendiri tanpa ada yang menemani karena ayah kerja, ibu menghadiri undangan Isra Mi'raj. Saat itu saya sangat minim info tentang kelulusan di sekolah SMA saya sendiri. Saya hanya tahu kalau pengumuman itu hari Jum'at tanggal 15 mei 2015 Pukul 4 sore. Untuk memastikannya saya bertanya lagi kepada teman saya lewat chat di facebook. Saya pun kaget karena ada info yang saya tidak tahu yaitu pengumumannya harus didampingi orang tua. Saya pun bingung karena orang tua saya tidak ada satupun yang dirumah padahal jam sudah menunjukan pukul 15.45. Dengan nekat saya jemput ibu saya di acara Isra Miraj (Padahal acaranya belum selesai). Untung saja ibu saya mau saya ajak kesekolah. Mungkin maksud membawa orang tua adalah agar tidak terjadi hal-hal yang aneh (coret-coret seragam, konvoi dll).

Saya pun langsung ke sekolah saya yang berjarak 5 km bersama ibu saya tadi. Dengan hati yang sedikit gugup dan deg-degan akhirnya saya sampai juga. Disana tampak sudah banyak siswa lain (karena telat udah pukul 16.15) dan juga ada polisi yang bertugas disana.

Saya dan ibu saya langsung menuju kelas saya tempat pengumuman kelulusan tersebut. Pembagian diurutkan menurut A-Z jadi saya kena urutan ke 25. Melihat beberapa siswa yang duluan mendapatkan surat keterangan lulus, tampak senang mereka dan sepertinya mereka lulus. Saya pun semakin tegang menunggu giliran saya. Akhirnya nama saya dipanggil dan ibu saya yang mengambilnya. Ibu saya tampak sedikit diceramahi oleh guru saya dan mendekati saya dengan sedikit senyuman. Dan Alhamdulillah ternyata saya lulus dan mendapatkan peringkat 3 tertinggi nilai UN di sekolah saya. Saya pun bertanya kepada ibu saya apa yang dikatakan oleh guru saya tadi.

Katanya : "Anak ibu itu pintar jadi jangan tidak kuliah kan ya kalau bisa di kedinasan jika anak ibu tidak mau kuliah jewer saja telinganya".

Saya pun berterimakasih kepada guru saya yang memberikan motivasi untuk saya. Tapi kabar buruknya sekolah saya tidak lulus 100% (Ada 8 siswa yang tidak lulus).

Hari itu saya lega sekali. Walaupun saya sudah lulus SMA tetapi saya tetap belajar untuk SBMPTN (ketahuan tidak lulus SNMPTN), saya ambil jurusan Matematika & Fisika MIPA di Universitas Lambung Mangkurat. Dan juga saya daftar di STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik), tinggal menunggu pengumumannya. Semoga saya bisa diterima di Perguruan Tinggi tersebut. Dan buat kamu juga yang sama seperti saya semoga diterima di Perguruan Tinggi yang kalian inginkan. Terima kasih #Nasrullah

Mencari Tips UN 2015 Diberbagai Sumber

Kata Ujian Nasional (UN) memang tidak asing bagi anak siswa kelas 9 SMP maupun kelas 12 SMA. Tapi karena saya kelas 12 SMA jadi bahas UN SMA aja deh :).

Gak terasa sudah 2015 dan gak terasa juga tinggal 3 bulan 20 hari lagi atau sekitar pertengahan April akan ada UN 2015 yang menungguku. Ditunggu UN itu serem banget loh, bahkan lebih serem dibandingkan ditunggu Orang tua karena pulang larut malam (lebay banget). Kata-kata itu sih sebenarnya kata temen saya, kalau saya sendiri sih santai-santai aja tapi serius.

Dalam menghadapi UN ini, saya cari tips persiapan UN baik dari Internet, teman, dukun, guru dll. Kalau dari internet tepatnya di blog-blog edukasi, saya banyak sekali menemukan tips, soal dan pembahasan, materi UN pokoknya sangat berguna. Salah satu dari tips yang saya dapatkan di internet yaitu "Saat belajar diusahakan perut jangan sampai kosong". Tips tersebut langsung saya terapkan. Jadinya saya setiap belajar tangan kanan megang buku dan tangan kiri megang snack Chit*to biar life is never flat (biar hidup tak akan pernah lurus) dan sebotol Miz*ne biar badan gak miring. Entah kenapa tips tersebut kurang berhasil bagi saya karena baca buku selembar snack habis 3 bungkus dan minuman 4 botol (pasti tipsnya yang gak bener).

Karena merasa kurang ampuh tips dari internet, saya bertanya kepada teman sepermainan saya, siapa tahu dia bisa membantu. Saat saya bertanya tips persiapan UN dan dia menjawab "Bakar buku bacaan kamu lalu minum abunya". Jawabannya tersebut teriang-riang terus dikepala dan dalam hati saya "Pasti becanda, masa minum abu buku bisa menaklukin UN... Hmmm tapi gak salah juga untuk dicoba". Langsung aku persiapkan korek api, bensin (nyolong di motor kakak), buku dan gelas berisi air. pertama aku teteskan bensin ke buku, bakar, taruh abunya di gelas dan langsung aku minum tanpa Bismillah. Aku coba kerjakan soal latihan dan hasilnya nihil. Dalam hati aku berkata "Pasti bukunya kurang banyak... Pasti air harus 5 gelas... Pasti bensinnya harus Pertamax biar ampuh". Ku coba lagi dan hasilnya gigi hitam dan diare 5 hari.

Kapok nanya sama teman, jadi sesekali aja nih datang ke paranormal dari pedalaman hutan kalimantan dan cara berkomunikasinya kami via video chat di situs komunitas dukun (sekarang dukun mengikuti Zaman)
"Assalamualikum Duk, Mau nanya gimana sih persiapan UN yang benar"
"Walaikumsalam Sien, Sebelumnya follow dulu ya twitter mbah dan pembayaran langsung saja ya di rekening yang sudah tertera di situs kami"
"Iya mbah cepet jawab aja dulu"
"Caranya cari cula badak ujung kulon, bulu gorila, setangkai bunga raflessia, kencur asli china diramu menjadi satu dan diminum"
"Kok ribet banget ya, ada yang praktis gak mbah"
"Kalo mau praktis semua bahan tadi kami punya dan kami sudah ramu, kamu bisa langsung bisa membelinya seharga 500.000 tapi kalo beli 5 gratis 1 lo"

Kampreet tuh Dukun apa Sales sih, aku hampir pasrah dan terima apa adanya aja deh hasil UN nanti. Tapi aku teringat satu sosok yang bisa menjawab ini semua yaitu Guru BP di sekolah ku. Tanpa komproni aku langsung ke ruangan beliau. Dan jawabanya berbeda dari yang sebelumnya tapi mainstream sih
"Caranya kamu harus belajar teratur, jaga kesehatan, bikin jadwal belajar yang rapi dan jangan lupa berdo'a kepada Allah swt"

Mungkin tips Ibu BP yang terbaik. Dan semua itu aku terapkan mulai sekarang menuju UN 2015 mendatang. Semoga aku lulus dan dapat nilai yang memuaskan. Ammiiin.

Itu saja cerita saya, mohon maaf kalau ceritanya aneh dan gak lucu. Itu semua 90% karangan saja dan sisanya hampir karangan :D .

BYE :)

Karnaval jalan santai Anniversarry SMANPEL

Gue di belakang gak keliatan
Kali gue akan menceritakan sedikit budaya dari sekolah gue saat merayakan hari jadinya yaitu Karnaval jalan santai dengan menggunakan kostum-kostum yang unik dan beda dengan kelas lain. Dalam hari jadi sekolah gue yaitu SMAN 1 Pelaihari (biasa disebut SMANPEL) yang ke 31 dan bertema FRESH (Fantastic, Religius, Energic, Solid, Heroic dan semuanya kagak ngerti).
Bertepatan dengan tanggal 28 april atau bertepatan dengan hari sumpah pemuda (ditambah 6 bulan lagi). Kelas gue kali ini mengenakan kostum sasirangan (pakaian khas kalimantan selatan buat acara resmi jadi kami jadi sok resmi kemaren). Sebelum cerita soal jalan santainya, gue mau bahas tentang ngenesnya gue endapatkan baju sasirangan.
Awalnya semua anak di kelas gue masing-masing diberi kain mentahan jadi belum masakan yang berukuran... berukuran berapa kali berapa kagak tau yang pasti cukup aja lah. Tapi kain tersebut habis di tebus alias beli, mau sok mandiri pakai uang sendiri tapi gak punya, mau kerja harus lihat lowongan kerja di koran dan tertera di koran penawaran jadi Pengacara (gak mau ah banyak bertengkarnya), terus jadi sopir taxi (belum punya SIM), malah ada lowongan jadi Astronot (gak tertarik banget lah). Gak jadi deh mandiri, minta sama orang tua aja uang nya tapi harus merengek dulu baru dapat. Setelah dapat gue ukur tuh badan gue biar dicocokin sama ukuran baju nanti. Kata tukang jahit nya sih minggu sudah jadi, berarti gak apa-apa karena senin dipakainya. Eh pada saat hari minggu tiba, gue samperin tuh tempat tukang jahit nya, eh malah gak ada orangnya, dipanggil-panggil sampai teriak dan dilihatin orang sekitar (sebenarnya gak ada yang peduli sih). Jadi terpaksa besok senin pagi aja.
Keesokan harinya, pagi-pagi buta (paginya udah tua jadi maklum buta) gue samperin lagi tuh tukang jahit dan ternyata ada. Gue tanya gimana keadaan baju gue sehat aja apa gak eh salah maksudnya sudah jadi apa belum gitu. Dan ternyata... jeng... jeng... belum jadi, gue teriak tuh "dasar tukang jahit sialan, katanya minggu udah jadi kok masih belum jadi-jadi aja, gimana sih kembalikan uang saya... saya kan belum bayar... pokoknya sekarang harus jadi" teriak tuh gue tapi dalam hati. Kalo beneran kayak gitu entar pulang tinggal nama aja lagi. Tapi penjahit tampak kasihan dengan gue. Dia bikin tuh baju gue dalam waktu 1 jam saja Woow (serius gak canda nih). Tapi jam menunjukan pukul 8, takut telat kan malu orang udah pada jalan kita lewat, dimana naruh muka.
cowok tuh
Gue sampai sekolah dan acara belum dimulai, "Alhamdulillah" dalam hati. Bertepatan saat sampai tepat sekali acara dimulai dan dimulai dengan upacara pembukaan yang membuat badan gosong karena terik mataharinya. Dilapangan upacara terkumpul lah semua kelas dan kami-kami nih dapat ngeliat kostum kelas lain juga. Ada yang pakai kostum ala dayak, indian, ada yang pakai kostum pocong (horor nih), ada yang kostum zorro, ada yangg pakaian banci, ada yang kostum perang jadul pakai bambu runcing dengan baju didarahnya (kebalik mas). Dan terkahir yang aneh dan lucu, ada yang cewek pakai kostum cowok (biasa), dan cowok pakai kostum cewek yaitu pakai daster dan di kasihnya balon di dalam bajunya buat itu nya tuh (gak usah disebutin). Jadi kayaknya cuma kami yang sok resmi pakai baju sasirangan.

Pasti yang ada di foto entar marah
Dengan menempuh jarak jalan santai yaitu sekitar 3 km berkeliling, kami terus menyorakan yel-yel, teriak-teriak gak jelas malah entar jadi sok religi nyanyi lagu habsy sama lagu sulis. Tapi kami terus semangat dan terus ber yel-yel dari garis start sampai garis finish (sebenarnya gak ada sih garisnya) dengan semua pengorbanan suara, tenaga, pikiran untuk kelas kami dan akhirnya kalah juga. Udah jangan dilanjutin lagi kalah juga, entar tambah sakit hati. Ok bye...

Sensasi Study Tour XI IPA 1 SMAN 1 Pelaihari

         Bagi para siswa kata Study Tour adalah sesuatu hal yang sangat di inginkan termasuk saya (kalau gak suka ngapain saya nulis beginian). Hari itu yaitu tanggal 8 april 2014 sehari sebelum pemilu dan juga yang tak kalah penting bertepatan dengan hari yang sudah melegenda yaitu hari selasa (legendaris banget dari Zaman PKI udah ada hari selasa). Study tour juga berbarengan dengan kelas XI IPA 2. Itu kesempatan bagi yang punya pacar di kelas satunya karena study tournya sekalian buat hang out tuh (bagi yg bersangkutan dan tidak jgn tersinggung).
          Kami berangkat menggunakan bus milik pemda atau kependekan dari pemerintah daerah (udah tau). Tujuan utama ada tiga tempat yaitu Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru, Taman Hutan Raya Sultan Adam di Mandiangin, dan terakhir yaitu Q mall Banjarbaru.

  1. Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru
Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru

      Pertama kami datang ke Museum Lambung Mangkurat yang terletak tidak jauh dari banjarbaru (emang di banjarbaru). Itu kunjungan ketiga kalinya saya yang sebelumnya pertama saat SD dan yang kedua saat SD juga. Baru sampai ternyata tradisi Museum tersebut masih ada sejak saya SD dulu yaitu saat pertama masuk gerbang udah berasa kayak model atau artis karena baru saja masuk udah di foto-foto, yang memoto ada tiga orang lagi (Ge er deh).
Sok jadi boyband (Aji, Riski, Gue)
     Saat sudah mendekati kami diberi pengarahan dan akan diberikan layanan oleh pemandu wisata dan sampai selesai gak ada nongol pemandunya. Setelah dipandu kayak anak SD dan kebetulan ada anak SD juga saat itu, kami mengisi tugas study tour yaitu mencatat nama benda sejarah beserta tahun dan tempat penemuan. Dari awal mengira itu sangat gampang karena tinggal mencari benda sesuai kriteria dan ternyata saat eksekusi dan sudah menemukan benda yang akan di catat ternyata keterangan benda tersebut hanya namanya saja. Mau tanya ke pemandu, eh gak nongol-nongol. Mau nanya guru, gak kepikiran buat itu (salah siapa). Dan akhirnya hasil tersebut kebanyakan jawabannya hanya berisi nama bendanya saja dan punya teman juga begitu jadi tenang ada teman. Siapa tahu gak tuntas terus remedial dan terus remedialnya study tour lagi, yihiiiiy (andai bener gitu).
Setelah selesai mengisi tugas yang amburadul hasil pulpen pinjaman akhirnya dikumpul juga. Setelah itu merasuklah jiwa wisata yaitu berfoto disana. Kebetulan saat itu ada bule gak tau dari negara mana yang pasti dia bule, banyak yang ingin minta foto bersamanya. Tapi cuma beberapa yang dapat. Kami yang hanya terdiri dari 8 orang seperti orang-orang juga berfoto untuk kenang-kenangan katanya.
Di ruang keramik
Setelah itu kami foto bersama satu kelas dan guru pembimbing yaitu ibu Yustrina spd, dan saat menuju ke bus kembali kami pun melihat foto-foto kamu yang dari awal difoto tadi dijual dengan harga 15 ribu dapat dua. Kami cuma melihat punya diri sendiri dan bilang "Hahahaah itu kamu lucu" yang berlangsung lama dan ujung-ujungnya tidak beli juga. 
Sama yang lainnya
     Setelah di mesuem kami harus pergi ke Taman Hutan Raya, jadi kami harus ganti baju dulu. Yang lain pada ganti baju di WC. Sedangkan kami para cowok yang saat itu bersama saya malah ganti baju di bus. Gak peduli ada yang liat. Gak apa-apa juga.\


      2. Taman Hutan Raya Sultan Adam

Taman Hutan Raya Sultan Adam Kab. Banjar
   Setelah menempuh waktu kira-kira 45 menit dari Museum Banjarbaru tadi sampailaah di tujuan Taman Hutan Raya Sultan Adam, Mandiangin, Kab. Banjar, Prov. Kalimantan Selatan, Negara Indonesia (Tulis aja sekalian di planet bumi biar jelas). Walau jalan yang naik turun gunung dan medan yang kurang bagus ditambah dengan bau kotoran unggas berwujud ayam berjenis ras atau ayam negeri. Hal-hal tersebut tidak mengurungkan semangat kami (walau perut mual dan bau).
    Setelah sampai disana yang di depan gerbang, tiba-tiba saja ada seseorang menghadang kami. Dan dia pun menyuruh stop bus kami meminta uang. Dengan terpaksa satu orang dewasa dari bus kami pun turun dan bayar sesuai dengan dia mau. Tetapi kami bersikap biasa aja karena orang bukan orang jahat melainkan orang penjaga taman tersebut untuk meminta retribusi karcis masuk disana (wajar).
   Kami pun turun secara teratur (sebenarnya ga sih), dan langsung menerima suatu kotak berwarna putih dan digunakan untuk mengisi kekosongan perut kami yaitu kotak makanan untuk makan siang. Kami makan dengan lahap termasuk saya karena dari pagi belum makan. Saat mau membuang kotak yang isinya tinggal bersisa tulang saja, saya melihat seekor kucing berwarna ... warna ... lupa saya ... pokoknya kalau gak kuning , putih , atau hitam untuk memberikan tulang kepadanya. Teman saya yang bernama Aji pun memanggil dengan bijak. "Meooooow cit cit cit" , tetapi kucing masih belum ada reaksi. Dia panggil lagi untuk kedua kalinya dan ternyata hasilnya sama. "Mungkin bahasa kucing di tempat kita sama disini beda kali" kata saya untuk meluruskan masalah (padahal bukan masalah juga sih)
Setelah makan kami pun menaiki anak tangga dan sampai atas pun merasa lelah (baru anak tangga aja udah capek, gimana kalo bapak tangga). Tapi ditengah menaiki tangga tersebut kami melihat suatu keindahan alam yaitu Air terjun.
Air terjun yang dimaksud (tidak tahu namanya)

Ini ya juga (Anton, Dias, Gua)



Setelah melihat air terjun atau bahasa kerennya waterfall (bukan keren tapi versi bahasa inggrisnya)
Tempat ini yang dimaksud
. Tak ada yang menarik awalnya saat sampai tapi saat ditelusuri lebih jauh ternyata disana ada sungai dengan batu-batu yang airnya sangat jernih. Bahkan saat menceburkan kaki, kita bisa ngeliat kaki sendiri, hebat bukan (kebiasaan main air comberan jadi heboh kalau ketemu air jernih). Seperti biasa hantu wisata masih merasuki kami sehingga lebih dari seratus foto telah terfoto disana.
Bahkan ada yang mandi (Doni, Aji)

Dengan kesejukan air disana, tak ada kelelahan yang terasa malah kami sangat tambah ceria melihat aliran air yang sangat deras tersebut. Bahkan seperti yang ada di foto malah ada yang mandi. Padahal sebenarnya pengen tapi gak ada baju lagi karena bawa baju cuma satu.













3. Q mall Banjarbaru

     Di sini sebenarnya gak ada yang spesial dan tak ada terjadi apa-apa cuma kebiasaan kalau lagi di mall aja. Biasa shopping sana sini, main game, lihat-lihat barang bahkan sampai sok nanya-nanya sama penjual padahal ujung-ujungnya gak beli juga. Ya pokoknya begitulah sampai lebih dari tiga jam kami disana. Jadi tak ada yang perlu di ceritakan (Sebenarnya gue capek nulis hehe).

     Setelah nge mall kami pun pulang dan sampai sekolah kembali malam sekitar jam tujuh. Karena HP saya mati jadi gak kayak teman yang lain dijemput langsung saat di sekolah. Untung saja teman saya yang bernama Mr. izal alias Muhammad Rizal bersedia berbagi HP nya (emang makanan dibagi-bagi). Saya pun texting SMS ke nomor kakak saya menggunakan HP teman saya tersebut. Dan dijemputnya pun lama sekali. Kalau tidak salah cuma tertinggal tiga orang saja lagi. Tapi untungnya gak jadi orang terakhir di jemput setelah kakak saya datang menjemput. Pokoknya cerita ini happy starting tapi ngenes ending. Untung aja di jalan gak kenapa-kenapa, kalau gak bisa jadi tragis ending.

    Cuma itu saja yang bisa saya sampaikan. Kalau ada salah saya mohon maaf. Khususnya kepada teman-teman saya yang saya masukin dalam cerita ini, terima kasih. Atas perhatian saya ucapkan terima kasih. Wa billahi taufiq wal hidayah. Wassalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatuh (padahal di awal gak pake salam). Udah kayak habis ceramah aja penutupnya. Pokoknya Good bye.